Minimalisir Loss Trading Anda dengan Ketahui Hal Ini! (PART 1)

Pastikan melakukan analisa pada timeframe yang tinggi.
Dengan hanya menggunakan timeframe yang tinggi yakni timeframe H4, D1, atau W1 maka resiko kita menemui sinyal palsu akan berkurang secara signifikan.
Perhatikan chart berikut:

Chart di atas menunjukkan ada sinyal bearish pada timeframe H1 ditandai dengan adanya penembusan trendline. Jika kita sudah belajar pola price pattern pasti kita akan membuka posisi sell pada kondisi seperti di atas. Tapi perhatikan apa yang terjadi berikutnya...
Harga malah membentuk higher high baru, dan jika kita menggunakan stop loss sebanyak 300 poin sudah pasti SL kita tersentuh. Lihat saja harga bergerak 400 poin lebih beberapa jam kemudian. Jadi dapat diambil kesimpulan, tradinglah di timeframe yang H4 ke atas saja ya... 👌

Berharap dapat benar-benar menjual di pucuk atau beli betul-betul di akar. Gimana ini maksudnya? Coba perhatikan ilustrasi di bawah...

Bagian chart yang saya blok hitam artinya hasil setelah trade dieksekusi. Jika kita sudah belajar tentang konsep support dan resistance, pasti akan terpikir pola bearish yang sudah terbentuh sebelum chart hitam akan ditembus menjadi bullish dan kita akan membuat pending order buy limit pada level yang sejajar dengan harga terendah sebelumnya. Berharap di level tersebut harga akan memantul dan menembus garis trendline bearish dan kita akan mendapatkan transaksasi beli yang benar-benar di akar. Tapi yang terjadi malah harga menembus garis support 300 poin lebih yang artinya level SL kita tersentuh terlebih dulu baru harga memantul menembus trendline 😂. Pasti rekan-rekan sekalian merasa gondok banget jika menemui transaksi yang seperti ini, hehehe.. Jadi lebih baik sudah menembus barrier trendline-nya dulu yaaa...

Terlalu Takut Level TP Tidak Tersentuh
Keterangan untuk garis horizontal merah adalah tempat saya membuka transaksi, garis pink tempat saya close manual, dan garis biru adalah level TP yang sudah saya tetapkan sebelumnya. Nah hal ini yang sering saya alami, karena terlalu takut level TP tidak tercapai  akhirnya saya close trading saya secara manual 😓. Padahal jika saya bersabar level TP sudah tersentuh bahkan jatuh lebih dalam. Solusinya ketika kita ragu-ragu harga akan bergerak menuju TP dan ingin close manual, lebih baik jangan lakukan mending ubah level SL ke level breakeven atau ke tempat kita membuka transaksi!

Trading di Area Konsolidasi atau Ranging Market

Silahkan baca di part selanjutnya yaaa.... 😚



1 Response to "Minimalisir Loss Trading Anda dengan Ketahui Hal Ini! (PART 1)"

  1. Trading itu pasti selalu ada resiko yang kita hadapi ketika menjalaninya, selain itu yang namanya loss tidak akan bisa kita hindari secara sempurna 100% namun bisa kita minimalisir supaya profit yang kita peroleh bisa kita maksimalkan. Itu lah sebabnya mengapa ketika trading di Gainscopefx.com pun saya berusaha juga meminimalisir loss yang dapat saya peroleh agar selalu dapat memperoleh keuntungan yang konsisten.

    BalasHapus