Seringkali ketika trading kita begitu menginginkan keuntungan setinggi-tingginya dengan cara memperbesar lot tanpa mempertimbangkan jumlah balance yang kita miliki. Hal ini sangat berbahaya bagi keselamatan akun trading anda, dan bagi psikologi anda juga. Keserakahan adalah senjata paling ampuh untuk menghancurkan diri anda sendiri. Oleh karena itu simak curahan pikiran saya ini baik-baik ya supaya anda tidak perlu mengalami hal pedih yang saya alami dulu. :)
Anggap saja semisal kita mempunyai balance $1000, apabila harga bergerak tidak sesuai keinginan kita maka berapa nilai kerugian yang sanggup atau ikhlas kita terima. Jangan sampai balance kita tinggal $500 atau bahkan kurang dari itu ketika stop loss kita tersentuh. Untuk itu, hitunglah dengan bijak berapa lot yang benar-benar anda butuhkan dan jarak stop loss yang anda tentukan. Dengan demikian, apabila anda loss dalam satu trade maka anda masih bisa trade dengan lot yang sama pada trade berikutnya, bukan malah menciut lot-nya.
Dalam menentukan stop loss juga tidak boleh terlalu kecil atau terlalu besar. Jika terlalu kecil maka stop loss (SL) kita akan mudah tersentuh ketika harga berfluktuasi sebelum menuju target take profit (TP) kita. Jika SL terlalu besar, maka kita akan mengalami kerugian yang besar ketika harga benar-benar bergerak melawan kita. Anda bisa menentukan level SL beberapa pips dari candle sebelumnya. Bisa juga anda menetapkan angka SL antara 300 poin (30 pips) sampai 500 poin (50 pips). Ketika harga bergerak sudah agak jauh sesuai harapan kita maka anda bisa menggeser SL anda ke level positif/breakeven/titik impas artinya jika anda harga tiba-tiba bergerak berbalik maka anda tidak mengalami rugi justru tetap untung (walaupun sedikit tidak masalah daripada rugi).
Untuk target TP, sebaiknya jangan lebih kecil dari jumlah pips SL. Semisal anda menetapkan SL 300 poin maka jangan menentukan TP nya 200 poin. Minimal harus sama, atau lebih besar lebih baik. Misalnya Stop Loss di level 300 poin sedangkan level Take Profit pada 600 poin atau 900. Tetapi juga jangan terlalu besar karena kita terlalu mengharapkan untung yang tinggi justru malah tidak tersentuh dan harga berbalik arah semakin jauh.
Dengan rasio rugi banding loss yang baik semisal 1:2 atau 1:3, maka hal ini akan sangat menguntungkan dalam jangka panjang. Andaikan dalam 10 transaksi kita loss 6 dan hanya menang 4, kita masih tetap untung bos. Bandingkan jika rasionya 1:1, ya pastinya merugi hehehe...
Semoga wejangan saya bermanfaat, hehehe. Good luck!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bisnis forex adalh bisnis yang benar-benar memiliki banyak keuntungan tapi juga banyak resiko makanya untuk bisa berhasil dalam bisnis ini kita perlu adanya pengelolaan resiko yang baik yang akan membuat kita bisa trading dengan baik. Untuk itulah ketika trading di octafx saya mencoba selalu menggunakan SL dan TP untuk bisa mengelola resiko dengan baik
BalasHapusTambahan Deposit 3% Menggunakan FASAPAY
BalasHapusBuat deposit Anda dengan FASAPAY - dan FBS akan menambahkan 3% untuk deposit Anda!
Trading dengan FBS menguntung - karena Kami Selalu disisi Anda
https://idnfbs.com/promo/bonusFasaPay
Pada saat kita melakukan kegiatan trading resiko itu pasti selalu ada sehingga bisa dibilang yang namanya loss tidak akan bisa kita hindari secara sempurna 100% namun bisa kita minimalisir supaya profit yang kita peroleh bisa kita maksimalkan dengan pengelolaan resiko yang baik. Itu lah sebabnya mengapa ketika trading di Gainscopefx.com pun saya berusaha juga untuk dapat mengelola resiko yang saya hadapi dengan baik agar selalu dapat memperoleh keuntungan yang konsisten dari kegiatan trading yang saya lakukan di Gainscopefx.com.
BalasHapus